Melindungi Google Adsense Biar Tidak Terkena Banned
Google Adsense ialah perusahaan terkemuka di web kegiatan periklanan yang sanggup menciptakan penghasilan besar untuk website atau blog Anda. Serupa dengan semua kegiatan periklanan besar lainnya, Google Adsense juga mempunyai Terms of Service (ToS) atau ketentuan layanan yang diwajibkan untuk dipatuhi supaya sanggup mengikuti kegiatan periklanan ini.
Saya akan mengembangkan beberapa tips penting Adsense, beberapa kesalahan yang harus dihindari dalam rangka untuk melindungi account AdSense Anda dari terkena banned oleh Google Adsense. Tips-tips ini dikumpulkan dari Persyaratan dan Ketentuan Google Adsense dan isu dari FAQ di Google Adsense. Anda mungkin sudah mengetahui sebagian dari tips ini, tetapi mereka yang tidak tahu atau gres dalam kegiatan periklanan Google Adsense saya akan menjelaskannya dengan sangat simple.
1. Jangan pernah mencoba untuk mengklik iklan Adsense Anda sendiri atau meminta orang lain untuk mengklik.
Anda niscaya sudah mengetahiu hal ini. Ini ialah cara yang niscaya untuk menutup account Google Adsense Anda. Jangan pernah menyuruh teman atau rekan kerja Anda untuk meng klik Adsense Anda. Jangan pernah berpikir untuk mengatakan insentif kepada pengunjung Anda supaya melaksanakan klik pada Adsense Anda, memakai automatic klik (klik otomatis), atau cara licik lainya. Walau Anda mungkin berpikir bahwa Google Adsense tidak mengetahuinya, tapi Adsense sangat cerdas untuk mendeteksi klik tipuan. Periksa iklan yang muncul pada halaman Anda dengan perangkat Pratinjau Google kalau diperlukan.
2. Jangan mengubah instruksi Adsense.
Ada cukup banyak kustomisasi yang disediakan Google Adsense antara lain mengubah warna, latar belakang atau garis batas sesuai dengan kebutuhan Anda. Lakukan apa pun yang Anda ingin lakukan di luar kode, jangan pernah mengganti instruksi secara langsung. Google akan mengetahuinya kalau Anda melakukanya. Kode untuk Adsense pencarian mempunyai lebih banyak keterbatasan warna dan penempatan, tetapi Anda harus mematuhi hukum yang ada.
3. Jangan pernah mengklik iklan Adsense di tab baru.
Iklan Adsense harus terbuka pada halaman yang sama
4 .Satu Account cukup untuk beberapa blog atau website.
Anda tidak perlu untuk menciptakan 5 account untuk 5 website yang berbeda. Satu account saja sudah cukup. Jika Anda takut account Google Adsense Anda terkena banned, percayalah mereka akan menutup semua account dikala mereka mencari tahu. Anda sanggup melacak klik dengan memakai terusan dengan real-time statistik. Mereka akan secara otomatis mendeteksi situs gres dan menampilkan iklan yang relevan.
5. Tempatkan iklan hanya pada Isi Halaman.
Pengiklan hanya membayar untuk iklan berbasis konten.
6. Pastikan bahasa Anda mendukung – Adsense mendukung “Cina (disederhanakan), Jepang, Denmark, Korea, Belanda, Norwegia, Inggris, Polandia, Finlandia, Portugis, Perancis, Rusia, Jerman, Spanyol, Hungaria, Swedia, Italia dan Turki”. Selain itu, AdSense untuk pencarian tersedia dalam bahasa Ceko, Slowakia, dan Cina Tradisional, dan Indonesia. Jika halaman web Anda bahasa tidak didukung, jangan gunakan instruksi pada halaman tersebut.
7. Jangan jadikan iklan Adsense sebagai iklan alternatif.
Beberapa layanan ibarat Chitika eMiniMalls memungkinkan Anda menempatkan URL alternatif, kalau iklan yang ditargetkan tidak sanggup ditampilkan.
Sumber https://product.balimediakomputer.com/

