Username Dan Password Login Nod32 Antivirus
Antivirus yaitu sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini sanggup memilih apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melaksanakan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau saat disimpan).
Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode menyerupai di bawah ini:
Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari gejala dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari instruksi virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan sanggup mengemban amanah untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak sanggup mendeteksi virus yang gres sampai basis data virus signature yang gres diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini sanggup diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya sanggup diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).
Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus menyerupai ini merupakan pendekatan yang gres yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang “tidak wajar” berdasarkan policy yang diterapkan, menyerupai halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut.
Antivirus juga sanggup mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus sampai direktur memilih apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini yaitu antivirus sanggup mendeteksi adanya virus-virus gres yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, terang sebab antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus menciptakan alarm palsu atau “False Alarm” (jika konfigurasi antivirus terlalu “keras”), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu “lunak”), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh sampai sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat menyerupai virus, maka pengguna akan diperingatkan.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. Beberapa antivirus juga menggunakan dua metode di atas secara sekaligus.
Antivirus – antivirus terbaru kini tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus kini juga telah diprogram untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware – malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus kini dilengkapi firewall, untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah bervirus ke inbox pengguna.
Antivirus berdasarkan jenis pengguna sanggup dibagi menjadi 2, yaitu untuk Home User dan Network (Corporate User). Untuk home user, antivirus berjalan menyerupai biasa. Untuk versi jaringan, antivirus sanggup melaksanakan scan di komputer – komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus eksklusif dari Internet. Komputer client sanggup melaksanakan upate eksklusif dari server jaringan.
(Sumber :
Kalau Anda menggunakan antivirus Eset NOD32 dan tidak punya username dan password untuk login, kebetulan saya punya nih. Silahkan dipakai.
Update 4 September:
Username: EAV-50707217
Password: u3872p4b33
Exp.date: 05.12.2011
Username: EAV-50733113
Password: 8tne24vckk
Exp.date: 06.12.2011
Username: EAV-50759381
Password: k7m4nxdhbe
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759382
Password: rumxhrp8ca
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759416
Password: j8k36rp5b4
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759418
Password: rukv2k3sbv
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759420
Password: e83ax737ss
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759422
Password: mv36s3cvsm
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759424
Password: tk33munktf
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759426
Password: 3a3vfp2bub
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50759472
Password: 32u8d78rt7
Exp.date: 07.12.2011
Username: EAV-50779555
Password: d4aunpp4ud
Exp.date: 08.12.2011
Username: EAV-50779557
Password: krashj3ru8
Exp.date: 08.12.2011
Username: EAV-50781449
Password: vcpv7hctx7
Exp.date: 08.12.2011
Sumber https://product.balimediakomputer.com/
